Praktikum Penurunan Tekanan Uap
PENURUNAN TEKANAN UAP
Tujuan :
Mengamati perbedaan tekanan uap pelarut murni dan larutan
Alat & Bahan :
1. Gelas 3 buah
2. Tutup gelas 3 buah
3. Air
4. Cuka
5. Garam dapur
Cara Kerja :
1. Isi gelas pertama dengan air murni,
gelas kedua dengan air murni dicampur cuka (larutan non elektrolit) sebanyak 1
sdt dan gelas ketiga dengan 1 sdt garam dapur (larutan elektrolit)
2. Tutup ketiga gelas tersebut
3. Setelah beberapa lama ambil ketiga
tutup gelas kemudian amati banyaknya butiran air pada ketiganya
4. Manakah yang mengandung butiran air
lebih banyak?
Hasil
Pengamatan :
|
Gelas I
|
Gelas II
|
Gelas III
|
|
|
Butiran Air
|
Banyak
|
Sedang
|
Sedikit
|
PERTANYAAN :
1. Proses apakah yang menyebabkan air
menempel pada tutup gelas?
2. Adakah perbedaan jumlah butiran air
yang menempel pada tutup gelas 1 dan 2? Jelaskan mengapa terjadi demikian?
3. Adakah hubungan antara jumlah zat
terlarut (gelas 2,3) dengan jumlah banyaknya butiran air pada tutup gelas
ketiganya.
JAWABAN :
1. Proses tekanan uap larutan
2. Jumlah butiran air pada tutup gelas 1
lebih banyak dibandingkan pada tutup gelas 2 karena pada gelas 2 ditambahkan
zat terlarut yang mengurangi penguapan dan menyebabkan penurunan tekanan uap.
3. Ada. Karena zat terlarut menghambat
terbentuknya kenaikan tekanan uap larutan sehingga jumlah butiran air pada tutup
gelas 2 dan 3 yang terdapat zat terlarut lebih sedikit dibandingkan tutup gelas
yang hanya diisi oleh air murni.
KESIMPULAN
Zat terlarut menghalangi penguapan dari zat pelarut sehingga jumlah zat
pelarut yang menguap menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan pelarut murni
karena zat terlarut akan menahan pelarut untuk menguap
Komentar
Posting Komentar